Beberapa saran konservatif tersebut mendapat kecaman dari warganet, mereka menyayangkan sikap pemerintah Korea Selatan yang seharusnya memberikan edukasi perihal peran gender.
Hal itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa kebanyakan perempuan Korea Selatan menghindari pernikahan dan kehidupan keluarga.
Tren wanita karir juga menjadi sebab tingkat kesuburan Negara K-Pop itu mencapai 0,92 pada 2019, paling rendah di antara negara-negara Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organisation for Economic Co-operation and Development/OECD).
Baca Juga: Mohammad Bin Salman Transfer Uang Ribuan Triliun ke Dana Infestasi Publik
Menurut seorang profesor emeritus bahasa Inggris di Universitas Nasional Seoul, Kim Seong-kon mengungkapkan, akhir-akhir ini banyak perempuan Korea Selatan memilih untuk berkarir sehingga enggan untuk memiliki bayi.
