Baca juga: Demi Penuhi Biaya Kuliah, Mahasiswa Ini Rela Jadi Kuli Bangunan

Samrah adalah istri dari suami yang berprofesi sebagai kuli bangunan. Dia mengatakan, kalau setengah dari jumlah opak yang ia bawa tidak terjual, maka tidak ada untung yang didapatnya. Namun kalau habis setengah dari yang ia bawa, adalah keuntungannya.

"Kalau 26 ikat berarti modalnya Rp 130.000 karena satu ikat opak harganya Rp 5.000. Jadi kalau habis untungku Rp 65.000," katanya.

Dengan penghasilan Rp 65.000, Samrah mengaku belum memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama suami dan tiga anak-anaknya yang masih duduk di bangku sekolah.

"Kita cukup-cukupkan saja," pungkas warga Mandonga ini.