Teknik Sainte Lague ini di temukan oleh seorang ahli matematika asal Prancis pada tahun 1910 yaitu Prof Andre Sainte Lague (1882-1950). Metode ini dengan berbagai variannya banyak digunakan di negara-negara Skandinavia, maka metode ini sering juga disebut orang metode Skandinavia. Metode ini menggunakan angka pembagi ganjil, yaitu: 1, 3, 5, 7 dan seterusnya.
Sebagai contoh dapat kita lihat pada perhitungan, seperti berikut ini: Misalnya dalam satu dapil ada alokasi 8 kursi yang diperebutkan, adapun rincian perolehan suara masing-masing partai politik adalah sebagai berikut:
1. Partai A meraih 35.000 suara
2. Partai B meraih 20.000 suara
3. Partai C meraih 14.000 suara
