Perilaku saling melecehkan dan saling merendahkan martabat kemanusian dan moral agama, jelas menjadi perilaku kontroversial. Seperti penista agama yang semakin marak, semakin berani menistakan nilai agama, dan keyakinan umat yang berbeda Tuhan dan praktik keagamaan.

Masih segar dalam ingatan, bagaimana M Kece yang sekarang sudah jadi tersangka tuduhan penistaan agama. Diduga pelecehan agama dan menyebarkan kebencian dan berpotensi meruntuhkan harmoni kerukunan beragama. 

Kini muncul lagi kasus yang mirip. Sedang viral pengiat media sosial saudara Ferdinand Hutahaean, melontarkan pernyataan kontroversial yang menyebut, “Allahmu lemah..." Ini dinilai banyak kalangan telah menodai ajaran agama tertentu dan merendahkan Allah SWT, Tuhannya umat Islam yang maha besar, yang maha kuat dan maha segala galanya.

Penista agama bisa dimaknai orang yang miskin moral dan miskin akhlak. Penista itu dapat disinonimkan menghina, kata nista itu berarti hina, yang berarti perbuatan tercela. Membuka aib, membuka cacat dan bersifat melecehkan.

Sehingga, penista agama berarti orang yang dengan sadar melakukan pelecehan terhadap nilai luhur agama, dari keyakinan seseorang atau komunitas tertentu. Semoga Allah SWT melindungi kita semua dari perilaku tercela. (*)