"Jadi kalau saya pilih Pak Ganjar, itu bukan (kepentingan partai saja). Meskipun saya bilang 'awas ya kalau kamu nggak ngomong ya kamu kader partai, petugas partai seperti saya juga'," ungkapnya.

Untungnya, kata Megawati, Ganjar patuh. Menurutnya, makna tersebut harus dikumpulkan.

"Nah, untung beliaunya nurut. Jadi ya begitu. Makna itu harus dikumpulkan. Ini bukan untuk kepentingan partai atau perorangan. Kemaslahatan bagi Republik Indonesia ini supaya seperti apa yang diinginkan oleh para pendiri bangsa," ujarnya.

Megawati pada kesempatan itu bicara soal pembahasan cawapres pendamping Ganjar di internal PDIP dan koalisi. Selama ini, Mega mengaku keputusannya menunjuk kader sebagai capres selalu demi kepentingan bangsa dan negara.

Dia bicara mulai dari pencalonan Presiden Joko Widodo di periode pertama hingga kedua, saat dipasangkan dengan Jusuf Kalla hingga Ma'ruf Amin.