“Kalau untuk kepanitiannya sendiri tentu masih dari dalam Avicena, dan untuk pesertanya kami akan mendiskusikan kembali apakah memungkinkan untuk mengundang pihak-pihak dari luar,” katanya.
Hal itu, mengingat bahwa kegiatan ceremonial pada tahun-tahun sebelumnya sempat dibatasi akibat adanya pandemi COVID-19.
Terakhir, Salim berharap bahwa dengan adanya dies natalis ini, mahasiswa Avicena Kendari dapat terus eksis dan berkembang mengikuti perkembangan zaman. Kemudian dengan kegiatan ini juga diharap dapat menunjukkan bahwa citra Avicena sampai saat ini masih ada. (B-Adv)
Penulis: Nurdian Pratiwi
Editor: Haerani Hambali
