Kata dia, dengan bermain angklung memang sebuah rehat untuk mereka, sekaligus bentuk apresiasi kita dalam merayakan Hari Kartini, di mana peran kaum perempuan, hari ini amat besar.

Di Jakarta, dalam penanganan COVID-19, seluruh posisi penting bagian pelayanan medis kebanyakan perempuan, banyak tokoh-tokoh, justru perempuan-perempuan yang jadi garda terdepan.

Dalam kegiatan yang bertajuk 'Perempuan Tangguh di Masa Pandemi, Kartini DKI Makin Teguh Dengan Budaya Kerja Organisasi' tersebut, Anies menilai permainan angklung menggambarkan berbagai unsur positif seperti integritas, kolaborasi, akuntabel, inovasi, serta berkeadilan. Sehingga, alat musik tersebut sarat akan makna kebersamaan, karena tidak bisa dimainkan sendirian saja.

Alat musik angklung memang harus dimainkan bersama-sama dengan ada partitur (kertas nada lagu penyusun instrumen musik), serta dipimpin oleh dirigen, yang dalam acara ini dipandu dirigen Joko 'Angklung' Nugroho. Melalui perencanaan tersebut, permainan angklung baru bisa menghasilkan sebuah nada simponi yang enak untuk dinikmati.

Baca Juga: Remaja di Kolaka Utara Tewas Akibat Kecelakaan