"Sekaligus sebagai bintang penuntun dinamis, yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendiri negara," jelasnya.
Ferdinand menambahkan, Pancasila digali dan lahir dari bumi Indonesia, menjadi konsesus nasional untuk itu sudah selayaknya bangsa Indonesia mengaktualisasikan Pancasila, sehingga Pancasila senantiasa diamalkan dalam berbagai sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bertanah air.
Lanjut Ferdinand, Pancasila mengandung nilai-nilai etis yang berakar pada pengalaman faktual, aktual, serta pengalaman religius bangsa Indonesia.
"Dengan demikian Pancasila bukanlah wacana belaka, melainkan realitas objektif dengan legitimasi kuat baik secara filsafat, historis maupun kultural," tambahnya.
Ia juga mengatakan, nilai-nilai Pancasila dapat diamalkan dalam bentuk sederhana, seperti saling menghargai, bekerja sama dan saling menghormati.
