Katanya, acara peringatan HUT Sultra bukan hanya seremonial, dalam artian hanya melihat nilai historis berdirinya Sultra atau hanya sekedar mengenang para tokoh pendiri Sultra. Tetapi sudah sepatutnya menggugah hati nurani, menambah spirit dan energi sebagai masyarakat Sultra untuk merawat eksistensi, kebanggaan, dan kecintaan daerah yang telah diwariskan oleh para tokoh pendiri Sultra.

Baca Juga: Dapil 3 Pimpinan DPRD Kota Kendari Dilanda Banjir, 8 Kios Terendam

Terpenting kata dia, saat ini adalah menenangkan diri masing-masing, meskipun berbeda suku, budaya, agama, dan status sosial, termaksud pandangan politik. Tetapi, untuk kemajuan Sultra, harus bersatu dan memiliki rasa bangga menjadi warga Sultra.

"Kebanggaan tersebut termanifestasi dalam sebuah komitmen, melangkah bersama meningkatkan peran dan kontribusi positif, sesuai dengan kapasitasnya masing-masing, untuk membangun daerah Sultra sekaligus membangun bangsa dan negara," terang Ali Mazi.

Dia juga menambahkan, Sultra saat ini terus bergerak maju dalam pembangunan di berbagai bidang. Ia juga mengungkapkan, tema yang diangkat pada HUT Sultra ke-58, yakni "Dengan Semangat GARBARATA Kita Wujudkan Sultra Aman, Maju, Sejahtera dan Bermartabat.