"Patriot yang mencintai Indonesia bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan pengabdian dan tindakan nyata. Gigih yang tidak menyerah saat menghadapi kesulitan, dan tidak runtuh ketika mengalami kegagalan. Serta berempati yang tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, tetapi juga merasakan kesulitan saudaranya dan hadir ketika rakyat membutuhkan pertolongan," urai Andi Sumangerukka.

Politisi Gerindra itu mengingatkan patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya, semangat tanpa nurani akan kehilangan arah, dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya.

"Pemuda Indonesia, bermimpilah setinggi langit dan bekerjalah sekeras mungkin. Jadilah manusia yang kuat, tetapi jangan kehilangan kelembutan hatimu," pesannya.

"Marilah kita membangun generasi yang patriot dalam mengabdi, gigih dalam berjuang, dan berempati kepada sesama. Masa depan kita tidak kita temui, tetapi kita bangun bersama," pungkasnya. (C)

Penulis: Ardi Bin Waris