Menurut Rizal, publikasi yang terkelola dengan baik diperlukan agar informasi mengenai kegiatan akademik dan hasil penelitian lebih mudah ditemukan oleh masyarakat maupun komunitas akademik yang lebih luas.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), yakni Neni Herlina selaku Ketua Humas Ditjen Dikti dan Ayman Musyaffa dari tim media sosial Ditjen Dikti.

Materi yang disampaikan mencakup standardisasi komunikasi publik, strategi mengarahkan trafik dari media sosial ke situs web, serta penerapan optimasi mesin pencari pada halaman web atau Search Engine Optimization (SEO) On-Page.

Peserta juga membahas penyusunan standar operasional prosedur (SOP) yang mengintegrasikan pengelolaan hubungan masyarakat, media sosial, dan situs web. Langkah ini melibatkan Tim ADPPT dan Unit Pelaksana Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPA TIK) UHO.

Integrasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pengelolaan informasi digital yang lebih terarah. Dengan alur kerja yang terkoordinasi, publikasi kampus diharapkan dapat menjangkau pembaca secara lebih luas sekaligus memudahkan masyarakat mengakses informasi resmi universitas.