Selain itu, majelis ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman bagi mualaf yang menghadapi tantangan, seperti penolakan keluarga atau kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru.
“Dulu saya merasa sendiri, tapi sekarang saya ingin mualaf lain punya tempat untuk belajar dan berbagi. Majelis ini seperti rumah kedua buat kami,” ujar Yuli dengan penuh semangat.
Majelis pengajian ini juga mengundang tokoh agama dan mualaf lain untuk berbagi kisah inspiratif, termasuk mantan pendeta dan publik figur yang kini menjadi Muslim.
Inspirasi bagi Banyak Orang
Kisah Yuli Alim menjadi bukti bahwa hidayah bisa datang melalui cara yang tak terduga, bahkan dari suara azan yang awalnya dibenci.
