Titik balik terjadi ketika ia mengikuti program pertukaran pelajar ke Melbourne, Australia. Di sana, ia bertemu dengan sebuah keluarga muslim yang memperlakukannya dengan sangat ramah dan hangat, dilansir dari Okezone, Selasa (14/7/2026).

Kesan mendalam itu tak hilang meski ia kembali ke Jepang. Ia pun memutuskan kembali ke Australia untuk bertemu keluarga tersebut.

Baca Juga: Perjalanan Mualaf Ramdhi Sisteng, Dari Penjual Buku Keliling hingga Content Creator Viral

Ayah dari keluarga muslim itu memberikan Al-Qur'an terjemahan bahasa Inggris kepadanya dengan pesan sederhana: “Bacalah sendiri dan pikirkan sendiri.”

Kata-kata itu membuat Maeno merasa dihargai dalam pencariannya akan kebenaran. Ia mulai membaca Al-Qur'an tanpa terpengaruh stigma negatif dari media.