Anji mengucapkan ijab kabul dengan lancar, dengan mahar berupa uang tunai bernominal unik Rp 2.452.026 yang merepresentasikan tanggal pernikahan mereka (24/5/2026). Prosesi juga sempat diselingi adat Batak dari pihak mempelai wanita.

Pasca-pernikahan, Anji sempat membagikan pesan emosional di media sosial, menegaskan komitmennya untuk membangun rumah tangga yang langgeng hingga maut memisahkan, serta tetap menjaga hubungan baik dengan anak-anaknya dari pernikahan sebelumnya.

Perjalanannya sebagai mualaf menjadi pengingat bahwa hidayah bisa datang kapan saja, dan cinta yang dibangun di atas iman memiliki kekuatan yang luar biasa. (C)

Penulis: Merdiyanto

Editor: Mustaqim