Menurut pengakuannya, Nook melakukan perjalanan panjang mencari agama yang menurutnya paling sempurna. Ia mengunjungi berbagai negara sebelum akhirnya tertarik pada ajaran Islam.
Ia mulai mendalami Islam di sebuah sekolah di Bangkok, mempelajari prinsip-prinsip agama, belajar bahasa Arab agar bisa membaca Al-Qur’an, serta menjalankan salat lima waktu secara tepat waktu bahkan sebelum resmi menjadi mualaf.
Meski mendapat banyak keberatan dari orang-orang terdekat dan menjadi bahan perdebatan di media Thailand, Nook tetap mantap.
“Meskipun banyak yang keberatan, saya akhirnya memutuskan masuk Islam setelah melakukan perjalanan mencari agama yang paling sempurna,” ujarnya seperti dilansir dari viva.co.id, Selasa (20/10/2026).
Setelah memeluk Islam, ia mengubah namanya menjadi Assieh atau Ayeeshah, namun tetap menggunakan nama Nook Suthida sebagai nama panggung.
