"Itu terkait Pilgub 2017. Malam itu kita tanda tangan sebelum kita mendaftar ke KPU. 2016 September," ungkapnya.

"Perjanjian itu sih legal, ditandatangani bertiga dan seingat saya ada materainya," imbuh Sandiaga.

Kendati demikian, Sandiaga enggan mengungkapkan isi perjanjian tersebut. Menurutnya, akan lebih etis jika isi perjanjian tersebut disampaikan oleh orang-orang yang memiliki salinannya.

"Perjanjiannya ditandatangani 3 pihak. saya, Pak Prabowo, dan Pak Anies. Dan saat itu yang ngedraft dan ditulis tangan sendiri oleh Pak Fadli Zon dan setahu saya sekarang juga dipegang oleh Pak Dasco," ujar Sandiaga.

Selain itu, Anies Baswedan disebut juga terlibat perjanjian utang-piutang mencapai Rp 50 miliar dengan mantan pasangan calonnya saat Pilgub DKI 2017, Sandiaga Uno. Hal itu awalnya disampaikan oleh eks Timses Anies-Sandi di Pilkada DKI 2017 yang kini juga Waketum Golkar, Erwin Aksa.