Perjuangannya hingga di titik itu bukanlah hal yang mulus. Wanita kelahiran Kendari, 21 Desember 1998 itu sebelumnya bercita-cita ingin menjadi guru. Dua kali mengikuti tes dan ia terjegal.
Baca juga: Ani, Selempangmu Menegur Kami
"Sempat ikut dua kali tes di UHO ambil pendidikan, tapi tidak ada yang lolos," kenangnya.
Setelah mengumpulkan keberanian, serta dorongan orang tua, ia lalu mencoba mendaftar di Poltekkes Kendari. Akhirnya, garis takdir menuntunnya menjadi mahasiswa kebidanan.
Wisuda adalah momen paling dinantikan oleh setiap mahasiswa. Bukan ajang pameran batik terindah, tetapi sebagai persembahan bakti ke pada orangtua.
