Setelah dilepas, Abu al As kembali ke Makkah, ia merelakan Zainab untuk dikembalikan kepada ayahnya, Rasulullah, di Madinah. Ia diantar Kinanah bin Rabi' yang merupakan saudara kandung Abu al As.
Dengan berat hati Zainab mengikuti kehendak ayahnya dan memilih cinta dan rida illahi. Zainab adalah sosok wanita yang setia dan teguh pendiriannya terhadap Islam, meski ia harus kehilangan cintanya yakni sang suami Abu al As.
Pada saat Zainab hendak kembali pada Rasulullah, di saat itu ia sedang mengandung anak dari Abu al As. Perjalanannya menuju Madinah tak berjalan lancar, kuda yang ditumpanginya dibunuh oleh tentara quraisy hingga Zainab terpental jauh.
Baca juga: Ini 6 Keutamaan Bulan Syawal
Zainab mengalami keguguran, rupanya selain meninggalkan sang suami di Makkah, Zainab juga harus kehilangan sang buah hati tanda cintanya dengan Abu al As.
