KENDARI, TELISIK.ID - Setiap hari Ibu Made (37) dengan sabar menunggu pembeli dagangannya, berbagai macam minuman es, mulai dari es campur, cendol, pisang ijo dan pop ice, di lapaknya yang beratap terpal biru.

Di meja dagangannya yang berlokasi di tepi Jalan Haji Banawula Sinapoy, Poasia, Kota Kendari, sejejer dengan kios salah satu warga sekitar, ia menyusun gelas berisikan buah.

Ia menceritakan, tempat jualannya bukan lahan miliknya. Namun beruntung, pemilik lahan mengizinkannya untuk ditempati tanpa memberinya biaya sewa.

Sebelumnya, Ibu Made merupakan seorang penjual nasi bungkus. Namun di samping membutuhkan modal yang cukup banyak, ia juga tidak memiliki lahan yang strategis. Bahkan ia pernah menjual di pinggir jalan, namun ditertibkan Satpol PP.

"Dulu saya pernah jual nasi bungkus tapi karena kurang laku, juga membutuhkan modal yang banyak, sehingga saya terpikir jual es saja," ungkap Made, Sabtu (4/11/2023).