Di YouTubenya, Maria menceritakan bahwa awalnya dia memeluk Islam dengan mencoba sembunyi-sembunyi dari keluarganya, Namun, lama-kelamaan orang tuanya tahu akan kebenaran ini.

Ia pun diusir dan mendapatkan berbagai perlakuan tidak menyenangkan dari keluarga. Ia juga dibully oleh teman-temannya.

"Diancam setiap hari, diancam akan dimasukkan ke Rumah Sakit Jiwa, dan akhirnya dimasukkan juga ke sana," ujarnya,

Salah satu dokter yang merawat Maria di RSJ, sempat menyatakan bahwa ia tak mengalami gangguan jiwa. Dokter itu bahkan bicara pada ayah Maria untuk menghargai pilihan anaknya.

Pernyataan dokter tersebut tak digubris oleh ayah Maria. Bahkan maria dipindahkan ke RSJ lain oleh ayahnya sendiri.