KENDARI, TELISIK.ID - Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi memulai pembangunan gedung sekretariat baru mereka. Gedung ini diharapkan menjadi pusat koordinasi dan sinergi antara pengembang, pemerintah, dan masyarakat dalam upaya percepatan pembangunan rumah layak huni di Bumi Anoa.
Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman yang hadir dalam peletakan batu pertama, menyampaikan bahwa keberadaan kantor ini akan menjadi ruang komunikasi dan kolaborasi yang lebih efektif antara Pemkot dan para pengembang. Ia mengakui banyak menerima masukan dari para developer terkait lambatnya proses perizinan di Kota Kendari.
“Sebentar siang saya akan rapat untuk membahas percepatan proses perizinan. Hal ini sangat penting agar REI bisa bekerja maksimal, masyarakat bisa segera memiliki rumah layak huni, dan perputaran ekonomi bisa bergerak lebih cepat,” kata Sudirman, Selasa (9/7/2025).
Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi. “Setelah mendapatkan izin, developer harus membangun sesuai persyaratan yang baik dan benar, terutama menyediakan fasilitas umum yang memadai,” tegasnya.
Sinergi antara pengembang dan pemerintah ini juga mendapat dukungan penuh dari sektor perbankan. Kepala Cabang Bank BTN Sultra, Yusuf Risali, menyebut momentum ini sebagai langkah strategis yang memperkuat kerja sama lintas sektor.
