Oleh: Zaenal Abidin

Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia Periode 2012-2015

HINGGA akhir 2022 diberitakan bahwa di sektor kesehatan Indonesia mengalami “beban tiga kali lipat” penyakit dan gizi. Beban tiga kali lipat masalah gizi, yang lebih masyhur dengan sebutan triple burden of malnutrition, meliputi: kekurangan gizi, kekurangan zat gizi mikro dan kelebihan berat badan (obesitas).

Masih segar dalam ingatan kita, ketika Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI, Senin (5/6), mengatakan sembilan dari 10 indikator kesehatan RPJMN (kesehatan) berisiko tidak tercapai pada 2024. Hanya, satu target pembangunan di bidang kesehatan yang sudah tercapai yakni tingkat obesitas penduduk dewasa yang sudah turun hingga 21,8%. Lalu, bagaimana dengan obesitas pada anak?

Dampak Obesitas pada Anak