KENDARI, TELISIK.ID - Mencermati perkembangan penanganan COVID-19 di Sulawesi Tenggara (Sultra), gubernur perlu meningkatkan etos dalam mengonsolidasikan seluruh sumber daya untuk melawan COVID-19.
Seperti yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Sultra, Muhammad Endang SA, berdasarkan hasil rapat Forkompimda di DPRD Sultra beberapa waktu lalu disepakati jumlah anggaran untuk pencegahan dan penanggulangan dampak COVID-19 yaitu sekitar Rp500 miliar yang bersumber dari APBD Sultra hasil realokasi dan dana taktis atau Kasda provinsi.
Dari anggaran tersebut, kata Endang, seharusnya Pemprov Sultra segera mengalokasikan dalam daftar belanja, di antaranya untuk keperluan belanja logistik seperti beras di Bulog.
Baca juga: Pasien COVID-19 Termuda dari Konawe
"Sampai hari ini kami di DPRD belum mendapat laporan, apakah Tim GT Provinsi sudah berkoordinasi dengan Bulog, atau beras sudah dibagi ke masyarakat," papar Endang dalam rilisnya, Kamis (9/4/2020).
