KENDARI, TELISIK.ID - Marah adalah timbulnya perasaan emosi yang disebabkan adanya pertentangan terhadap seseorang setelah diperlakukan tidak benar.
Kemarahan membantu kita memahami bahwa kita merasa dirugikan dan memberi dorongan untuk bertindak atau memperbaiki keadaan.
Marah merupakan luapan emosi yang sangat dibenci oleh Allah dan Rasul-Nya. “Tidak ada sesuatu yang ditelan seorang hamba yang lebih utama di sisi Allah daripada menelan (menahan) amarah yang ditelannya karena mencari keridhaan Allah.” (HR. Ahmad).
Mengutip dari kumparan.com, salah satu akibat dari sikap marah yang tak kunjung diselesaikan adalah putusnya tali silaturahmi dengan sesama umat Muslim. Marah merupakan sifat dasar yang dapat mendorong kita ke perbuatan dosa, seperti iri, dengki, ghibah, dan sikap tak terpuji lainnya.
Akibatnya, bukan hanya hubungan persaudaraan yang memburuk dengan sesama Muslim, hubungan dengan Allah pun semakin jauh. Umat Muslim yang melakukannya pun harus membayarnya di akhirat kelak. Ini jelas bukan sesuatu yang disukai Allah SWT.
