Salah besar jika seseorang merasa kuat hanya karena pandai bergulat atau kebal senjata tajam. Manusia terkuat adalah mereka yang bisa mengendalikan dirinya ketika dalam keadaan marah.
Mengapa demikian? Karena ketika kita dikuasai amarah, logika berpikir seolah terbakar sehingga seseorang tak dapat berpikir dengan baik, maka jika ia mampu tetap mengendalikan diri dan tidak melampiaskan amarahnya pada tempat keliru, sesungguhnya ia adalah sosok yang kuat.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam menyatakan hal ini dalam beberapa hadisnya:
“Orang yang paling kuat bukanlah orang yang tak dapat dikalahkan oleh orang lain. Tetapi orang yang paling kuat adalah orang yang dapat menguasai dirinya ketika ia sedang marah. (HR. Muslim No.4723).
“Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, namun orang yang kuat adalah orang yang memiliki jiwanya ketika marah.” (HR. Bukhari).
