Penelitian dari University of California San Diego tahun 2012 menemukan bahwa, orang-orang yang bisa melepaskan kemarahannya dan memaafkan kesalahan orang lain cenderung lebih rendah risikonya mengalami lonjakan tekanan darah.

Selain itu, salah satu hal yang berisiko menyebabkan kematian dini adalah marah. Riset dari Lowa State University menunjukkan, 25 persen orang yang suka marah memiliki risiko kematian 1,57 kali lebih besar dibanding mereka yang lebih sedikit merasa marah. Penelitian diambil dari 1.307 pria yang telah dipantau selama 40 tahun.

Baca Juga: 8 Nama Neraka dan Calon Penghuninya Disebutkan dalam Al-Quran

Apabila diri kita mampu mengendalikan amarah, kita dapat mengubah musibah menjadi anugerah dalam kehidupan yang sementara ini, karena setiap kali ada seseorang yang membuat diri kita marah akan tetapi, kita dapat mengendalikan diri tak terbawa emosi, maka saat itu pula Allah SWT memberi ampunan dan keridhaan-Nya untuk kita. (C)

Reporter: Irawati