Baca Juga: Tina Nur Alam Beri Pesan ke Peserta Bimtek Pelaku Ekonomi Kreatif

"Saya saja satu tahun pi menjual baru sa pahami jualanku. Karena walaupun kita menjual, membutuhkan pemahaman agar keinginan pembeli dapat tersampaikan dan kalau kita pahami apa yang kita jual, konsumen juga senang untuk membeli," beberWinar Febriani.

Perempuan 23 tahun ini tidak hanya berdagang buah, namun mulai merintis bisnis kecantikan dengan mengikuti pelatihan dan mengumpulkan modal untuk membangun bisnisnya.

"Saya senang make up, mau buka salon. Cuma kalau kita geluti begituan harus ada modal. Untuk sekarang saya make up dari teman ke teman, karena belajar make up kan mahal," tuturnya. (B)

Penulis: Erni Yanti