Baca Juga: Wakil Lebih Kaya dari Wali Kota Kendari, Selisih Harta Rp 1,2 Miliar

Baca Juga: Dilantik Sebagai Anggota DPRD Sultra, Sarlinda Mokke Diminta Jaga Amanah Rakyat

"Awal mulanya pada tahun 2019 saya mulai pembibitan. Membawa benih dari Makassar lalu disandingkan dengan endemik yang dari sini dan ternyata sama. Sehingga saya tinggal mengembangkannya saja," ungkap Mahyudin.

Dia menjelaskan, cara tanam porang dengan tanaman umbi-umbian lainnya hanya dapat dilakukan beberapa bulan. Setelah itu porang sudah dapat dipanen dengan ukuran rata-rata 3-5 kg bahkan ada yang sampai 7 kg/pohon porang.

"Untuk harga porang basanya berkisar Rp 6 ribu hingga Rp 7 ribu. Kalau yang kering 60 ribu per kilo. Untuk mendapatkan 1 kilo kering dibutuhkan bahan yang basah sekitar 7 kilo," tutupnya.