SURABAYA, TELISIK.ID - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa mengatakan, penyebab tingginya pernikahan dini di Jatim adalah angka dispensasi pernikahan, antara lain karena tradisi dan budaya, faktor internal, emosional, pendidikan, media massa dan internet.
"Literasi digital menjadi sangat penting untuk mencegah pernikahan anak dini usia, kalau yang diambil adalah dari perspektif literasi digital, maka intervensinya langsung ke anak-anaknya, tetapi untuk faktor budaya intervensinya adalah kepada orang tuanya," imbuhnya, Rabu (23/3/2022).
Mantan Mensos ini mengatakan, pernikahan dini hanya akan menambah permasalahan. Mulai dari potensi terjadinya kematian Ibu dan bayi, prevalensi stunting, KDRT, hingga melanggengkan kemiskinan.
“Perencanaan dan persiapan mutlak diperlukan dalam setiap pernikahan, termasuk dari sisi psikologis pasangan dan pertimbangan finansial. Dengan begitu, setelah menikah tidak lantas menjadi permasalahan baru,” jelasnya.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Larang Pernikahan Dini di Jatim
