Oleh: Zaenal Abidin
Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia periode 2012-2015
TAHUN 2008, PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) membuat film dokumenter dalam rangka memperingati “Seabad Kebangkitan Nasional dan Seabad Kiprah Dokter Indonesia.” Dalam film terdapat bagian yang cukup menyita perhatian orang-orang yang menyaksikannya. Bagian tersebut menampilkan dua balita pribumi kurus tak berbaju sedang asyik mengepulkan asap rokok.
Perkiraan penulis, rokok itu dipungut dari puntung orang-orang Belanda. Boleh jadi kedua boca pribumi itu meniru orang Belanda. Bahwa dengan merokok mereka akan berpenampilan seperti orang-orang Belanda. Keduanya tentu tidak tahu bahwa puntung rokok yang diisapnya itu mengandung zat kimia yang sangat berbahaya.
Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa setelah ujung depan rokok itu dibakar kemudian dihisap maka rokok akan mengeluarkan lebih dari 7.000 jenis bahan kimia. Sekitar 400 diantaranya merupakan zat beracun dan 69 di antaranya mampu berakumulasi dalam tubuh hingga berpotensi menjadi karsinogenik.
