Tuntutan yang paling mendesak katanya agar kepala sekolah TK di Wabula dan stafnya agar segera dipindahkan.

“Jika bupati tidak menemui kami, maka masyarakat Wabula tidak akan menemui bupati lagi,” katanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buton, Djilfar Djafar  yang menemui massa memberi arahan bahwa Wabula dan Wasuemba itu adalah satu, masalah adat sedianya diselesaikan di tingkat adat dahulu dengan melibatkan tokoh adat juga tokoh masyarakat.

“Jika ada keterlibatan ASN saya pasti akan memanggilnya, masyarakat tunduk ke lembaga adat, saya harapkan ambil langkah-langkah adat, kami di pemerintahan akan panggil ASN  jika perilaku ASN-nya bertentangan,” ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa di lembaga adat ada sanksi sosial di masyarakat jika diketahui ada warga yang berbuat salah.