Kurangnya informasi mengenai hal tersebut, membuat dari kalangan masyarakat umum, mahasiswa dan pelajar masih mendatangi perpustakaan daerah yang lama ini.
Baca Juga: Tegas, Belum Ada Agenda Pelantikan Pj Bupati Muna Barat dan Buton Selatan
"Mungkin kondisi pintu depan yang ada di perpustakaan modern tidak terbuka, sehingga banyak yang masih datang disini. Padahal untuk masuk ke dalam perpus, diakses melalui pintu samping dan belakang," terangnya.
Nurlena Harahap mengaku, saat pengunjung datang di perpustakaan lama berada di Jalan Abdul Silondae, pihaknya langsung mengarahkan untuk ke perpustakaan modern yang berada di Jalan Sao-sao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia.
Harapannya ke depan banyak pengunjung yang tau, terkait aktivitas ruang baca dan peminjaman buku sudah dilakukan di perpustakaan modern. Walau aktivitas sepenuhnya tidak di sana, tetapi proses rekap administrasi dari pengunjung masih di perpustakaan lama.
