Rencana yang disampaikan oleh Kaesang bukanlah keputusan politik biasa. Sebab banyak hal yang sedang diuji dan dipertaruhkan, misalnya Kaesang mengirimkan sinyal bahwa keluarga Joko Widodo (Jokowi) tengah menguji sejauh mana pengaruh politik Jokowi masih kokoh bertahan setelah masa kepresidenan berakhir.
Rencana Kaesang Maju nyaleg memang langkah yang tepat dalam membesarkan partai, sebab sebagai Ketua Umum Partai, ia perlu terlibat dalam perebutan jabatan politik sehingga tidak sekadar menjalankan tugas administratif semata, misalnya Bahlil Lahadalia sebagai ketua umum partai Golkar telah merencanakan akan ikut nyaleg dari dapil Papua.
Rencana majunya Kaesang juga sekaligus dapat dinilai menjadi bagian dari ambisi PSI untuk bisa lolos ke Senayan dan menembus ketentuan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 4 persen.
Kaesang menyampaikan niatnya akan bertarung sebagai calon legislator juga terkait gengsi, ini bukan sekadar meraih satu kursi, bukan juga sekadar untuk mendapatkan legitimasi politik, tetapi ini juga persaingan antara trah Megawati dengan trah Jokowi.
Bahkan, rencana majunya Kaesang juga tantangan tersendiri bagi keluarga Jokowi, selama ini keluarga Jokowi selalu berhasil memenangkan pemilihan, jika ternyata Kaesang gagal sebagai anggota legislator dengan PSI tidak lolos ambang batas parlemen artinya ini pertama kalinya keluarga Jokowi kalah di pemilihan umum.
