Dimulailah pelayaran sekitar 32 jam menuju Wae Kelambu, setelah singgah di Pelabuhan Lembar, NTB. Selama dalam perjalanan panjang itu, Pieter bergantian dengan Venanto terus melayani “saudara laki-laki tuanya”.

Ketika sinyal bagus Pieter tak putus menebar informasi melalui fb dan grup wa. Tentu saja informasi-informasi itu, terbaca oleh teman-teman seprofesi di berbagai belahan tanah air, termasuk di Labuanbajo, Manggara Barat (Mangbar), NTT.

Puluhan jam kemudian, Senin pagi (18/9/23), setengah berteriak di telepon genggam Pieter berkabar, “Kami sudah tiba, ini di dermaga Wae Kelambu, Bang. Mekas Hila tampak sehat dan gembira. Seorang marinir turut meperlancar kami turun kapal.”

Plus untuk Medsos

Tiba di Wae Rabo, mereka singgah dulu di rumah Drs. P.P. Salamin, M.Soc, seorang famili Pieter. Pak Salamin (73) pulang kampung sejak ia pensiun sebagai dosen di FE Unika Atmaja, Jakarta. Rumahnya di Jalan Alo Tani, Labuanbajo.