Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kolaka Timur, Dewa Made Ratmawan mengatakan, dua jembatan yang rusak parah merupakan akses utama dari masyarakat.

"Jembatan pertama merupakan jembatan penghubung Desa Iwoimenggura dan Desa Watuoha sepanjang 25 meter, mengalami patah tengah," jelasnya.

Sementara jembatan kedua, lanjut Dewa Made Ratmawan, merupakan jembatan penghubung antar dusun di Desa Watuoha sepanjang 20 meter yang juga mengalami patah tengah.

Untuk area persawahan, beber Dewa Made Ratmawan, kondisinya hingga saat ini masih sama atau belum surut dikarenakan dampak dari pendangkalan saluran pembuangan atau kali Woikondo.

Ia menambahkan, terkait tindaklanjut untuk area persawahan dan jembatan yang mengalami kerusakan pihaknya masih melakukan pengolahan data lapangan.