Selain itu, Promosi pemberi ASI eksklusif  bagi bayi usia kurang dari 6 bulan, dari 2.069 bayi 1.917 (92,7%) di antaranya ASI eksklusif pemberian Tablet Tambah Darah (TTD).

Baca Juga: Jadwal KM Tilongkabila September 2022 dari Pelabuhan Raha Kabupaten Muna

Di samping itu ada intervensi gizi sensitif yang dilakukan perangkat daerah yang terkait pemberian makanan tambahan melalui dana desa, pembentukan Kader Pembangunan Masyarakat (KPM) dari DPMPD,  peningkatan ekonomi masyarakat melalui bantuan ternak, perbaikan sarana sanitasi bantuan dan berbagai kegiatan lainnya.

“Artinya, penurunan ini sendiri tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah dalam pencegahan dan penurunan stunting pada tahun 2022," kata Bertolomeus.

Penurunan ini juga dampak dari keterlibatan NGO, lembaga keagamaan, TNI/POLRI, BUMD, dan lembaga pendidikan. Konvergensi tersebut dapat terlihat dari giat pemerintah melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui program dana desa, STBM GESI, pembentukan tim PELUDES atau tim pembina kelurahan dan desa untuk stunting, di mana setiap OPD membina beberapa desa dan kelurahan untuk penanganan stunting. (B)