Cuaca sempat menjadi tantangan tersendiri. Beberapa kali hujan mengguyur area latihan, tetapi semangat peserta tidak surut. Mereka tetap melanjutkan latihan di lapangan terbuka demi menjaga kekompakan dan kesempurnaan gerak tari.  

“Kendalanya di cuaca karena sempat hujan, tapi alhamdulillah tidak menjadi penghalang bagi semangat adik-adik,” tambah Ikra.

Baca Juga: Menteri Agama Nasaruddin Umar Beri Sinyal IAIN Kendari Segera Menjadi UIN

Pantauan awak media di lokasi, tarian kolosal bertema “Sila Islam dari Buton” menjadi puncak dari seluruh persiapan itu.  

Cerita tentang awal masuknya Islam di Sulawesi Tenggara melalui Kesultanan Buton disajikan dengan gerakan yang lembut namun kuat, diiringi musik tradisional yang menggugah.