"Mereka memiliki sejumlah pemain bertubuh tinggi, termasuk penyerang dengan tinggi lebih dari dua meter. Ada juga pemain yang bisa bermain sebagai winger, penyerang lubang, maupun penyerang tengah, dengan tinggi sekitar 190 sentimeter. Selain itu, mereka memiliki (Gustavo) Tocantins dan pemain asal Jepang (Tanaka) yang mencetak dua gol pada pertandingan terakhir," kata Bernardo Tavares.
Kewaspadaan Tavares tidak hanya tertuju pada para pemain asing. Ia juga mengingatkan anak asuhnya terhadap pengalaman Riko Simanjuntak, pemain senior yang dinilai sangat memahami kompetisi di Indonesia. Lini pertahanan PSS pun disebut diperkuat kombinasi pemain asing dan pemain lokal berpengalaman.
"Jangan lupakan Riko Simanjuntak yang berpengalaman dan sudah sangat mengenal kompetisi Super League. Sementara itu, lini pertahanan mereka diperkuat sejumlah pemain asing dan pemain lokal berpengalaman," kata Tavares.
Untuk meredam ancaman bola atas, Persebaya menyiapkan antisipasi khusus. Tavares meminta para pemainnya membatasi umpan silang dari sisi lapangan serta meminimalkan pelanggaran yang tidak perlu. Situasi bola mati seperti tendangan sudut dan lemparan ke dalam di dekat gawang juga menjadi perhatian tim pelatih.
"Jika mereka memainkan pemain jangkung di lini depan, kita perlu menghindari umpan silang. Selain itu, kita akan minimalisir pelanggaran yang tidak perlu, tendangan sudut, serta lemparan dalam dekat gawang," ujar Tavares.
