Keunggulan dua gol di babak pertama menempatkan Arema dalam posisi sulit. Tim tamu harus mengejar ketertinggalan di babak kedua sambil menghadapi pertahanan Persija yang tampil disiplin. Sebaliknya, Persija memasuki jeda dengan kepercayaan diri tinggi berkat efektivitas serangan mereka.
Tiga Gol Tambahan di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Arema mencoba tampil lebih agresif untuk memperkecil ketertinggalan. Gabriel Silva dimasukkan pada awal babak kedua menggantikan Mauro Zijlstra, sementara Persija memasukkan Kwon Chang-Hoon menggantikan Witan Sulaeman. Pergantian itu belum cukup mengubah jalannya pertandingan.
Persija justru memperbesar keunggulan pada menit ke-76 melalui gol Stjepan Loncar. Empat menit berselang, Dethan yang masuk pada menit ke-66 menggantikan Arlyansyah Abdulmanan mencetak gol keempat Persija. Gol Dethan lahir dari umpan Dony Tri Pamungkas dan membuat kedudukan menjadi 4-0.
Arema akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-87 lewat Gabriel Silva. Gol hiburan itu berawal dari umpan Samuel Otusanya, tetapi tidak cukup mengubah arah pertandingan. Persija menutup pesta gol mereka pada menit ke-90+2 ketika Ivan Mamut, yang masuk pada menit ke-66 menggantikan Jeremejeff, mencetak gol kelima.
Persija ke Puncak, Arema Tertahan
Secara matematis, kemenangan ini mengangkat Persija dari 12 poin menjadi 15 poin. Sebelum laga ini, Persija berada di peringkat kedua dengan 12 poin dari lima pertandingan, di belakang Dewa United. Tambahan tiga poin atas Arema membuat Persija kini memimpin klasemen dengan rekor lima kemenangan dan satu kekalahan.
