"Justru kekalahan ini patut disyukuri karena memberi kami kesempatan dan arah untuk memikirkan kembali tim kami. Kami harus mempersiapkan diri lebih baik lagi karena situasi seperti ini bisa saja terjadi di setiap pertandingan ke depannya," ujar pelatih asal Korea Selatan itu.
Arema juga pulang tanpa poin dari markas Garudayaksa FC setelah kalah 1-3 di Stadion Pakansari, Bogor, pada hari yang sama. Singo Edan sempat unggul cepat lewat Matheus Blade pada menit kelima. Tuan rumah membalikkan keadaan melalui Brian Rubio dan Jayro Jean di menit ke-34 dan 36, sebelum Carlos Iury menegaskan kemenangan pada menit ke-70.
"Kami memulai dengan sangat baik, mencetak gol pertama di menit-menit awal dan memiliki kesempatan untuk mencetak gol lebih banyak. Tapi kemudian kami gagal mengantisipasi sepak pojok sehingga mereka mencetak gol. Jayro, pemain yang sangat bagus dari Garudayaksa, mencetak gol kedua," ujar Marcos Santos dalam konferensi pers seusai laga.
Pertahanan Jadi Sorotan
Kedua tim sama-sama kebobolan tiga gol dalam pertandingan terakhir mereka di pekan kelima. Bagi Persija, tiga gol Persita menjadi jumlah kebobolan terbanyak dalam satu laga musim ini. Secara keseluruhan Macan Kemayoran baru kebobolan empat gol dari lima pertandingan.
