Dari kubu Arema, Santos meminta para pemainnya tidak terbuai rekor positif tandang tersebut. Menurutnya, statistik tidak turun ke lapangan, dan yang menentukan adalah fokus, organisasi permainan, serta pelaksanaan rencana di lapangan. Ia menilai Persija di era Shin Tae-yong bermain dengan transisi yang rapi dan terorganisir.
"Statistik memang penting, tapi statistik tidak turun ke lapangan, bukan? Kita harus melakukan bagian kita, tampil kuat, fokus, dan terorganisir, karena ini adalah dua tim yang berbeda, dengan staf pelatih yang berbeda, dan gaya permainan yang sama sekali berbeda," ucap Marcos Santos.
Laga Digelar di Bekasi, Bukan Jakarta
Pertandingan ini digelar di Bekasi, bukan di Jakarta, karena Persija tidak dapat menggunakan dua stadion utama di ibu kota. Stadion Utama Gelora Bung Karno dijadwalkan untuk agenda konser musik, sementara Jakarta International Stadium masih menjalani perbaikan lapangan setelah digunakan untuk konser. Situasi itu membuat panitia pelaksana menetapkan Stadion Patriot Candrabhaga sebagai lokasi pertandingan.
Persija sebelumnya dijatuhi sanksi Komite Disiplin PSSI berupa larangan menggelar dua pertandingan kandang di wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, buntut sejumlah kejadian saat melawan Persib Bandung. Laporan terbaru menyebut hukuman itu dikurangi lewat banding menjadi satu pertandingan, sehingga alasan langsung laga di Bekasi adalah ketersediaan stadion. Sejumlah laporan awal masih mengaitkan pemindahan dengan sanksi tersebut, sehingga penjelasan soal venue ini masih diperdebatkan.
