KENDARI, TELSIK.ID - Puluhan mahasiswa dan masyarakat diduga mengalami tindakan kekerasan serta intimidasi oleh puluhan personel Polres Bombana, saat menggelar aksi damai di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Rabu (18/2/2026).
Berdasarkan rekaman video yang diterima telisik.id, terlihat jelas puluhan aparat kepolisian melakukan dugaan tindakan intimidasi dan kekerasan terhadap massa aksi.
Apriansyah yang tergabung dalam massa aksi, mengungkapkan bahwa rombongan demonstran awalnya bergerak dari Desa Wumbubangka, Rarowatu Utara, dengan tujuan melanjutkan aksi ke Kantor Bupati dan Kantor DPRD Bombana.
Namun, di tengah perjalanan, iring-iringan mereka dihentikan aparat tepat di depan Mapolres Bombana, sehingga memicu ketegangan di lokasi.
Baca Juga: Telkomsel Gandeng Muslim Pro, Hadirkan Paket Bundling Ibadah di MyTelkomsel saat Ramadan
