WAKATOBI, TELISIK.ID - Harga BBM jenis Pertalite di wilayah Pulau Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, hingga kini masih bertahan tinggi di kisaran Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu per botol di tingkat pengecer.

Kondisi tersebut memicu keresahan karena dinilai semakin membebani masyarakat.

Kanit 2 Satreskrim Polres Wakatobi, Suprianto menjelaskan, lonjakan harga dipicu oleh isu kenaikan BBM yang sempat beredar pada awal April, ditambah keterlambatan distribusi yang membuka celah bagi pengecer menaikkan harga.

“Ada kegelisahan di masyarakat akibat isu kenaikan BBM, padahal pemerintah sudah menegaskan tidak ada kenaikan. Situasi ini dimanfaatkan oleh pengecer,” jelasnya.

Meski demikian, langkah penindakan terhadap praktik tersebut terkesan belum maksimal. Pihak kepolisian mengaku lebih mengedepankan pendekatan persuasif.