KENDARI, TELISIK.ID - PT Perusahaan Tambang Minyak Negara atau Pertamina enggan dipersalahkan atas peristiwa mogok massal kendaraan ojek online (ojol) pasca membeli BBM di sejumlah SPBU milik Pertamina di Kota Kendari, beberapa waktu lalu.
Integrated Terminal Manager Pertamina Kendari, Supriyono Agung Nugroho, mengaku bahwa pihaknya telah mengambil dan menguji sampel BBM jenis pertalite dari empat SPBU di Kota Kendari pada Rabu (5/3/2025).
Ia mengatakan BBM jenis pertalite yang dijual di empat SPBU yakni Saranani, THR, Rabam, dan Tapak Kuda By Pass masih sesuai spesifikasi yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Kementerian ESDM.
Ketentuan dari Dirjen Migas, menurut Supriyono, terkait standar mutu kualitas BBM RON 90 produk pertalite.
Baca Juga: Wali Kota Kendari Beber Anggaran Perjalanan Dinas Dipotong 50 Persen
