Didi menambahkan, secara umum stok BBM di Fuel Terminal maupun SPBU tetap dalam kondisi aman. Untuk mengantisipasi tingginya permintaan, Pertamina telah mengoptimalkan distribusi dengan memprioritaskan pengiriman ke SPBU yang memiliki tingkat konsumsi tinggi serta memastikan ketersediaan stok di seluruh SPBU Kota Kendari yang melayani penjualan Pertalite.

"Pertamina juga terus memperkuat pengawasan pelaksanaan Program Subsidi Tepat di SPBU, mengantisipasi potensi transaksi yang tidak sesuai ketentuan agar penyaluran BBM subsidi tepat sasaran," tambahnya.

Ketua DPC IV Hiswana Migas Sulawesi Tenggara, Dr. Fahd Atsur, S.H., M.H menyampaikan, seluruh SPBU di Kota Kendari terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjalankan penyaluran BBM sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Pengaturan antrean dilakukan agar proses pengisian berlangsung tertib, aman, dan memberikan kesempatan kepada seluruh konsumen yang berhak memperoleh BBM subsidi sesuai ketentuan," ujar Fahd.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan Pertamina terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran penyaluran BBM di Kota Kendari.