Pertamina memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar, dengan dukungan sistem distribusi yang andal dan terpantau secara berkelanjutan.

Pertamina juga menerima tambahan pasokan LPG melalui kedatangan kapal MT Gas Kahayan dengan muatan sekitar 1.500 metrik ton dan MT Gas Barito dengan muatan sekitar 1.200 metrik ton.

Tambahan suplai ini menjadi bagian dari langkah penguatan stok untuk menjaga ketahanan pasokan LPG di wilayah Sulawesi Tenggara.

Deny Sukendar menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan distribusi energi di wilayah timur Indonesia.

Peninjauan ini memastikan seluruh sarana dan fasilitas berada dalam kondisi optimal, sehingga proses distribusi LPG dapat berjalan lancar.