Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penambahan pasokan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi kebutuhan di lapangan.
“Kami terus memantau perkembangan kebutuhan LPG 3 kg di lapangan. Ketika terdapat peningkatan kebutuhan di wilayah tertentu, Pertamina melakukan penyesuaian penyaluran melalui extra dropping secara terukur dan selektif,” ujar Lilik dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8/2026).
Menurutnya, tambahan pasokan yang mencapai 65 persen dari rata-rata penyaluran harian tersebut diarahkan ke wilayah dengan tingkat serapan tinggi agar berdampak optimal terhadap ketersediaan LPG 3 kg bagi masyarakat yang berhak.
Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, agen, pangkalan, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memantau penyaluran dan memastikan tambahan pasokan tersalurkan secara optimal dan tepat sasaran.
Di sisi lain, Pertamina mengaktifkan program BrightGas untuk sektor pertanian sebagai upaya mendorong penggunaan LPG nonsubsidi bagi petani yang tidak termasuk dalam kategori penerima LPG 3 kg sesuai ketentuan pemerintah.
