"Saya beberkan rahasia di dalam desa. Saya bilang rahasia apa?," tanya dia keheranan.

Selanjutnya, perangkat pesa yang telah dicopot di Desa Eensumala ini mengatakan, Kepala Desa Eensumala malah menuntutnya dengan alasan tidak masuk kantor selama 117 hari.

Sementara menurut pengakuan Hasri, para perangkat Desa Eensumala telah membuat kesepakatan, jika perangkat desa tidak hadir dalam sehari maka harus membayar Rp 20.000.

Baca Juga: Kepala Sekolah di Bombana Dilarang Jadi Kontraktor Proyek Infrastruktur Pendidikan

"Makanya saya tersinggung, di desa kan kita buat kesepakatan, di desa itu dalam satu hari itu kalau kita (perangkat desa) tidak hadir kita membayar Rp 20.000," jelasnya.