"Ini tidak masuk akal, artinya saya melakukan survei dengan responden 1.200 lebih besar dari responden THI. Memang di survei saya posisi ke tiga hanya saja nilainya tidak seperti itu," ujarnya.

Kata AJP, sah-sah saja jika THI mengumumkan hasil surveinya. Hanya saja, ia merasa lucu dan aneh dengan hasil survei tersebut.

Baca juga: Siska Karina Imran Pindah ke NasDem, PAN: Alhamdulillah

"Silakan saja keluarkan hasil survei. Dari survei di internal kami, saya sudah survei per kelurahan, jadi saya sudah tau dimana saya lemah. Survei ini juga menjadi penyemangat saya untuk bergerak di lapangan untuk meningkatkan elektabilitas," pungkasnya.

Diketahui, AJP telah melakukan survei internal dengan memakai lembaga survei Parameter Publik Indonesia (PPI). Hasilnya, Abdul Rasak memiliki elektabilitas tertinggi dengan 29,8 persen Sulkarnain Kadir 14,2 persen, dan Aksan Jaya Putra 13,4 persen.