Selain itu jelang kongres, pertaruhan dua nama besar dari partai tersebut semakin memanas, yaitu Amien Rais yang menjabat Ketua Dewan Kehormatan PAN dan Ketua Umum (Ketum) PAN Zulkifli Hasan. Pada Kongres 2015 lalu, politikus senior Amin Rais itu mendukung Zulkifli, yang saat itu terpilih mengalahkan Hatta Rajasa.

Namun kali ini, Zulkifli tak lagi mendapat dukungan Amin Rais dan lebih memilih mendukung Mulfachri Harahap untuk jadi orang nomor satu di PAN periode 2020-2025.

"Memang, betul, Pak Amien kan dukung Pak Mulfachri. Itu sudah jelas ya," kata Zulhas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (15/1/2020).

Dinamika Kongres PAN semakin ramai dengan buruknya kepemimpinan Zulhas selama ini. Menurunnya perolehan suara PAN pada Pemilu 2019, serta buruknya komunikasi Zulhas pada senior-senior PAN menjadi sorotan kader-kader yang tak ingin lagi memimpin partai.

Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas), sesaat sebelum dimulainya  Kongres, sudah muncul keriuhan, Sabtu (7/12/2019) di Hotel Milenium, Jakarta. Para Kader meneriakan ‘Lanjutkan’ yang berarti bahwa sebagian kader masih menginginkan Zulkifli Hasan sebagai Ketua Umum.